Air dapat Memurnikan Dirinya Sendiri Namun Lambat
Air dapat Memurnikan Dirinya Sendiri Namun Lambat

Air yang tidak diolah, jika didiamkan dalam suatu tempat yang terbuka (misal danau), ternyata dapat menjernihkan diri sendiri (self purification). Pemurnian sendiri ini terjadi karena adanya beberapa proses, yakni:

I. Degradation, ialah wujud awal dari air limbah, di mana tampak air kotor. Misalnya jika air limbah dialirkan ke sungai, maka air sungai tampak keruh.

2.            Decomposition, ialah proses penguraian zat-zat yang terdapat dalam air limbah atas bantuan sinat matahari dan udara Terbentuklah gas serta bahan-bahan endapan.

3.            Recovery, ialah lanjutan tahap kedua, di mana air telah tampak jernih dan telah tampak kehidupan misalnya dengan tumbuhnya plankton.

4.            Cleaner water, ialah air sudah tampak bersih dan jernih, dan selain plankton, maka ikan sudah dapat hidup di dalamnya.

Tahap ini adalah tahap terakhir self purification dan air telah bersifat stabil. Hanya saja air ini belum cukup baik untuk diminum. Cara pemurnian air seperti ini disebut pula dengan nama waste stabilization lagpon. Bagan prosesnya, sebagai berikut:

Untuk berhasilnya suatu proses self purification, diperlukan beberapa syarat, yakni:

1.            Faktor fisis: berupa cahaya matahari yang membunuh bakteri, gelombang air yang menambah pengudaraan dan pengenceran, sedimentasi berupa pengendapan bahan-bahan berat serta suhu. Benda-benda organis seperti plankton lebih mudah tumbuh pada suhu yang hangat.

2.            Faktor kimia, seperti adanya bahan-bahan racun dalam air limbah yang akan mempersulit penjemihan, adanya zat koa-gulan yang akan rhempercepat pengendapan, adanya oksigen yarig akan mempermudah proses oksidasi.

3.            Faktor biologis, berupa bakteri yang ada dalam air limbah yang dapat saling memakan, ataupun plankton yang me-metabolisme zat-zat yang mengapung atau melayang dalam air.

Air limbah yang langsung dibuang di alam tanpa diolah sebelumnya selalu menimbulkan problema bagi kesehatan. Sebab itu banyak dilakukan usaha pengolahan air. Pengertian pengolahan air limbah tujuannya hanya memisahkan benda-benda padat dari air limbah, atau untuk sekedar menetralkan air tersebut dan kemudian disalurkan ke alam, sedemikian rupa sehingga tidak sampai membahayakan kehidupan. Sedangkan pengolahan air minum bertujuan agar air tersebut memenuhi syarat kesehatan untuk diminum. Pengolahan air kotor pada dasarnya mengenal beberapa cara, yakni:

(1)          pemisahan secara mekanis,

(2)          pemisahan secara hidrolis,

(3)          pemisahan secara koagulasi kimiawi,

(4)          pemisahan secara reaksi fisik dan kimia,

(5)          pemisahan secara reaksi biologik, dan

(6)          disinfeksi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here