MENGATASI MASALAH AIR LIMBAH
MENGATASI MASALAH AIR LIMBAH

Karena air dipergunakan untuk berbagai keperluan seperti untuk mandi, mencuci, membersihkan pelbagai macam alat, dan lain sebagainya, air tersebut akan mengalami pencemaran. Seca-ra gampangnya, air yang telah tercemar ini (air limbah atau air bekas) bisa saja dibuang ke alam, artinya disingkirkan dari ke-hidupan manusia. Tetapi jika cara ini dilakukan, air kotor tersebut akan mencemari kelestarian alam, dan pada gilirannya keadaan ini akan menyulitkan kehidupan manusia sendiri, misalnya kesehatan terganggu, dan lain sebagainya. Dalam banyak hal tidak mudah mendapatkan air bersih. Dalam keadaan yang seperti ini,haruslah dicarikan jalan ke luar, bagaimana dapat memanfaatkan air yang telah kotor atau yang telah dipergunakan tersebut. Inilah yang akhirnya menyebabkan perlunya dilakukan pengolahan air. Air yang telah kotor itu diolah sedemikian rupa sehingga:

(1)          tidak mencemari lingkungan, jadi tidak mendatangkan pe-nyakit pada manusia;

(2)          dapat dimanfaatkan kembali, terutama di tempat yang sulit ditemukan air, seperti untuk rekreasi, misalnya,

Ditinjau dari siklus kontak air, pengelolaan air kotor ini merupakan hal yang sangat penting. Dan karena itulah telah menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan dalam kesehatan; penanganannya dipercayakan kepada ilmu kesehatan lingkunpn.

PENGER TIAN:

Yang dimaksudkan dengan air limbah atau air kotor atau air bekas ialah air yang tidak bersih dan mengandung pelbagai aat yang bersifat membahayakan kehidupan manusia dan atau hewan, dan lazimnya muncul karena hasil perbuatan manusia (termasuk industrialisasi).

3UMBER DAN MACAM AIR LIMBAH:

Sama halnya dengan sampah, maka sumber serta macam air limbah sangat dipengaruhi oleh tingkat kehidupan masyarakat. Dengan singkat dapat dikatakan, bahwa makin tinggi tingkat kebudayaan masyarakat, makin komplek pula sumber serta macam air limbah yang ditemui.

Dalam kehidupan sehari-hari, sumber air limbah yang lazim dikenal ialah:

(1)          yang berasal dari rumah tangga (domestic sewage), misalnya air dari kamar mandi, dari dapur;

(2)          yang berasal dari perusahaan (commercial wastes), misalnya dari hotel, restoran, kolam renang;

(3)          yang berasal dari industri (industrial wastes), seperti dari pabrik baja, pabrik tinta, pabrik cat;

(4)          yang berasal dari sumber lainnya, seperti air hujan yang bercampur dengan air comberan, dan lain sebagainya.

Tergantung dari sumbernya ini, maka macam serta komposisi air limbah beraneka ragam. Pada lazimnya susunan air kotor terdiri tiga komponen yang utama, yakni:

(a)          bahan padat

(b)          bahan cair, serta

(c)           bahan gas.

Kesemua bahan-bahan ini berada dalam air limbah dalam bentuk:

(a)          bahan yang mengapung (floating material),

(b)          bahan yang larut (dissolved solids),

(c)           bahan koloidal (colloids),

(d)          bahan mengendap (sediment), serta

(e)          bahan melayang (dispersed solids).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here