Definisi Ventilasi alamiah
Definisi Ventilasi alamiah

Ventilasi alamiah, ialah ventilasi yang terjadi secara alamiah di mana udara masuk ke dalam ruangan melalui jendela, pintu ataupun iubang angin yang sengaja dibuat untuk itu. Proses terjadinya aliran udara ialah karena terdapatnya perbedaan suhu; udara yang panas iebih ringan daripada udara yang dingin. Jadi dengan membuat jendela, pintu ataupun lubang angin tersebut, yang sebaiknya dibuat berlawanan arah atau diletakkan pada ketinggian yang berbeda (terutama untuk lubang angrin) maka udara luar yang iebih ringan akan masuk ke dalarn ruangan, sedangkan udara di dalam ruangan yang lebih berat akan mengalir ke luar. Dalam kehidupan sehari-hari, ventilasi alamiah ini tidaklah selalu menguntungkan, karena jendela, pintu atau lubang angin tersebut ialah jalan masuk debu, kotoran, nyamuk ataupun lalat yang dapat menganggu kesehatan. Karena itulah jika ventilasi alamiah ini yang dipakai, dianjurkan untuk memasang kawat kasa pada jalan masuk tersebut. Atau membuat jendela, pintu dan lubang angin, tida_k terlalu dekat dengan lalu lintas kendaraan misalnya.

2.            Ventilasi buatan, ialah dengan mempergunakan alat khusus untuk mengalirkan udara. Misalnya mesin pengisap udara (exhaust ventilation) dan air condition. Ventilasi buatan ini baik dipakai pada bangunan untuk umum, seperti gedung pertemuan, gedung bioskop, dan lain sebagainya. Pada daerah yang mengenal pergantian musim, maka sistem air conditionnya mempunyai dua alat atau sistem pengatur, yakni sistem pendingin jika udara panas, serta sistem pemanas jika udara dingin. Pada saat ini dengan kemajuan ilmu dan teknologi, telah dapat diciptakan air condition yang dapat mempertahankan suhu sesuai dengan keinginan si pemakai. Adapun bagan dari suatu sistem air condition sebagai berikut:

Pada sistem air condition yang dipergunakan untuk musim dingin, maka setelah udara dipanaskan, perlu dildkukan peleinbaban udara, karena jika udara musim dingin tersebut dipanaskan, akan terjadi penguapan cairan, yang menyebabkan udara akan menjadi kering, dan jika langsung dialirkan ke ruangan, tentu saja menimbulkan rasa tidak nyaman. Adapun cara melembabkan udara ada dua macam; yakni:

(a)          dengan menkalirkan udara pada permukaan air yang cukup luas, atau

(b)          dengan memercikkan air pada udara yang dialirkan.

Jika jumlah udara yang ingin dilembabkan cukup banyak, tentu saja cara kedua yang paling baik dilakukan. Karena dengan dipercikkannya butiran-butiran air pada udara tersebut, maka udara itu akan mengandung uap air dalam jumlah besar.

Sedangkan pada sistem air aondition yang dipergunakan untuk musim panas, tidak perlu dilakukan penglembaban udara, karena udara musim panas yang hangat telah cukup mengandung uap air. Makin panas air, maka makin banyak air yang menguap dan ini menyebabkan kadar uap air yang dikandung udara cukup tinggi. Pada air condition yang dipasang untuk musim panas, udara cukup didinginkan saja dan kemudian dapat disalurkan langsung ke ruangan yang dikehendaki. Adapun cara mendinginkan udara banyak macamnya, antara lain dengan mempergunakan:

(a)          butir-butiran es,

(b)          dengan percikan air,

(c)           dengan melewatkan pipa yang berisi air dingin di udard yang akan didinginkan, atau

(d)          dengan mempergunakan cara mekanik, yakni mengalirkan udara dingin dengan mempergunakan alat pompa khusus melalui pipa yang dilewatkan pada udara yang didinginkan.

Semua cara ini sama baiknya, hanya saja jika mempergunakan cara percikan air, maka kemungkinan terlalu lembabnya udara dapat saja terjadi, dan karena itu perlu sedikit dipanaskan.

Demildaniah, dengan mempergunakan sistem ventilasi, maka kesegaran dan sekaligus suhu udara dapat diatur. Jika tujuan dari air condition untuk mengatur suhu ruangan, maka haruslah diingat bahwa suhu udara di dalam ruangan tidak boleh terlalu berbeda dengan udara yang berada di luar ruangan. Karena jika perbedaan suhu ini cukup besar, dapat mengganggu kesehatan. Karena itulah di banyak negara yang pemanasan udaranya me-rupakan problem utama, maka antara udara di dalam dan di luar gedung sering dibangun suatu ruangan adaptasi yang maksudnya agar para penghuni dapat menyesuaikan diri dahulu, sebelum masuk atau keluar ruangan yang dipanaskan dan atau didinginkan itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here